Desain Website Responsif

Desain Website Responsif

Apakah website versi seluler benar-benar diperlukan? Apa yang perlu saya ketahui saat menggunakan jasa designer atau agensi? Bagaimana cara meningkatkan desain website versi seluler?

Layaknya sebuah air, ya air memiliki sifat yang dapat menyesuaikan bentuk dimana ia di letakkan, jika diletakkan pada gelas, maka ia akan memenuhi dan membentuk seperti gelas atau jika diletakkan pada botol maka air tersebut akan terlihat seperti botol. nah sifat air ini lah yang disebut responsif, begitu juga isi pada sebuah blog juga harus seperti air, sehingga isi atau konten blog tersebut akan selalu pas saat dibuka pada dekstop atau smartphone.

Mengapa harus menggunakan desain web responsif.

Penggunaan desain web yang responsif memiliki pengalaman pengguna yang lebih baik karena:
  • Mempermudah pengunjung berbagi dan menautkan ke konten Anda dengan satu URL.
  • Membantu algoritme Google menetapkan properti pengindeksan ke laman dengan akurat daripada harus memberi sinyal keberadaan laman desktop/seluler yang dimaksud.
  • Memerlukan waktu penyesuaian yang lebih singkat untuk mengelola beberapa laman bagi konten yang sama.
  • Mengurangi kemungkinan kesalahan umum yang memengaruhi situs seluler.
  • Pelanggan atau pengunjung tidak memerlukan pengalihan untuk memunculkan tampilan yang dioptimalkan bagi perangkat, sehingga waktu pemuatan halaman menjadi lebih cepat
  • Membantu mempermudah Googlebot mengindeks lebih banyak halaman dan menjaganya agar selalu up to date, sehingga proses perayapan lebih efesien.

Bayangkan sekelompok sahabat sedang makan siang bersama. Salah satunya membicarakan toko yang menjual sepatu keren dengan harga terjangkau bernama Shoeshop

Setiap orang langsung mengambil ponsel mereka dan mengecek website versi seluler toko tersebut.

Website versi seluler sebenarnya sama dengan website biasa, tapi dibuat agar lebih mudah dilihat pada layar ponsel atau tablet yang relatif kecil.

Tak ada aturan baku tentang desain website versi seluler. Anfa bisa melakukan pendekatan design yang berbeda-beda.

Beberapa orang tidak menggunakan website versi seluler dan memilih membuat aplikasi yang harus diunduh dan di-install di ponsel pelanggan.

Beberapa perusahaan justru lebih dulu membuat website versi seluler sebelum membuat website untuk komputer (desktop).

Ada juga yang tetap membuat website untuk desktop, kemudian membuat website versi seluler yang baru dan berbeda.

Bentuk desain website responsif ini yang paling sering digunakan oleh pelaku bisnis. Jadi desain website dibuat fleksibel, yang secara otomatis menyesuaikan dengan ukuran layar, resolusi, dan perangkat yang digunakan.

Desain website responsif ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Berapa pun ukuran layar dan apa pun perangkat yang mereka gunakan, tampilan website akan terlihat bagus dan bekerja dengan baik.

Pelanggan yang terbiasa dengan website versi desktop dapat dengan mudah menjelajahi versi seluler juga. Ini memudahkan mereka untuk melihat-lihat dan membeli sehingga memungkinkan transaksi yang lebih banyak dan meningkatkan pendapatan.

Desain website responsif juga bisa membuat situs Anda lebih sering muncul dalam hasil mesin pencari. Website yang mudah diakses lewat ponsel/ tablet muncul di urutan lebih tinggi pada hasil pencarian. Terutama jika pelanggan mencari layanan di wilayah sekitarnya.

Sekarang Anda siap membuat website versi seluler. Mungkin Anda sudah berencana menyewa desainer atau agensi.

Tapi tunggu dulu, lebih baik bikin sendiri, karena Anda hanya perlu tahu panduannya.

Menggunakan meta name="viewport"

Untuk memberi tahu browser bahwa laman Anda akan beradaptasi dengan semua perangkat, tambahkan tag meta ke judul dokumen:
<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

letakkan kode ini di bawah head pada template Anda

Agar website seluler lebih ramah pengguna, ada baiknya Anda ikuti langkah-langkah dibawah ini:
  1. Call to action (CTA - yaitu kata-kata yang mendorong pembaca untuk mengambil keputusan) baiknya terletak ditengah depan website, Pastikan tombol ajakan mudah dilihat oleh pelanggan
  2. Apakah info promosi besar-besaran adalah satu-satunya informasi yang menarik orang menjelajahi websitemu? Tentu tidak, promosi tidak boleh menghalangi navigasi, konten penting, dan ajakan. Arahkan pelanggan menjelajah website-mu, dan jangan membuat mereka bingung dengan promosi.
  3. Perlukah menampilkan menu mendetil dengan banyak pilihan, tentu tidak, biasanya pengunjung website versi seluler suka menu singkat dan sederhana. Contohnya kategori tunggal seperti "wanita" lebih efektif dibandingkan beberapa kategori pakaian wanita. Sebaiknya gunakan menu navigasi vertikal daripada horisontal
  4. Perlukah logo yang bisa diklik? Tentu saja ya, karena sebagian besar orang beranggapan bahwa mengklik logomu akan membawa mereka ke halaman utama website-mu


Itulah beberapa dasar-dasar dalam mendesain website versi seluler. Tapi Anda dapat menentukan tujuan yang lebih khusus dan menyesuaikan desain agar pengunjung lebih mudah menjelajah dan segera melakukan pembelian.

Navigasi yang mudah ditemukan.
Buat website yang sederhana sehingga pengunjung maupun pelanggan mudah menemukan apa yang dicari dan biasanya mereka akan segera berbelanja.

Letakkan kolom ‘Search/Pencarian’ di bagian atas jadi pengunjung mudah menemukan barang yang diinginkan.

Tambahkan fitur seperti penyelesaian otomatis (auto-complete) dan pembetulan otomatis (auto-correct). Ini akan membantu saat mengisi kolom pencarian yang biasanya berukuran kecil pada layar ponsel.

Buat pengunjung bisa melakukan pencarian yang lebih spesifik (jika produknya sesuai). Misalnya daripada hanya memberi pilihan ‘kemeja’, beri pilihan pencarian ukuran, warna, gaya, dll.

Proses pembelian yang cepat.
Jangan mempersulit pelanggan, permudah proses transaksi dari pencarian hingga pembelian.

Biarkan pelanggan mengenal produkmu sebelum membeli. Beri mereka kesempatan untuk menjelajahi website-mu tanpa harus mendaftar atau membuat akun terlebih dahulu.

Percepat proses pembelian, dengan memberi pelanggan pilihan melakukan pembelian sebagai non-member/tamu.

Buat daftar apa yang disukai pelanggan tetap saat mereka selesai belanja. Sediakan pilihan bagi pelanggan baru untuk menggunakan layanan dari pihak ketiga disitusmu (PayPal, Transfer Bank dll).

Bantu pelanggan melengkapi data mereka.

Buat fitur dimana saat pelanggan tidak mengisi informasi dengan benar, maka pembelian tidak dapat diproses lebih lanjut.

Buat tampilan pop up jika pelanggan perlu memasukkan pilihan angka dan juga kalender visual untuk memilih tanggal. Buat agar mereka bisa langsung pindah ke kolom berikutnya setelah selesai mengisi satu kolom.

Gunakan menu pilihan ke bawah (drop-down menu) untuk memperlihatkan berbagai pilihan produk yang ada.

Beri tahu pelanggan jika ada kesalahan pengisian, sehingga mereka tahu apa yang harus diperbaiki sebelum memastikan pembelian.

Sekarang setelah Anda paham panduannya, coba evaluasi website versi seluler-mu atau milik kompetitor.
  • Ketika membuka website adakah call to action/ajakan yang jelas?
  • Adakah kolom 'search/pencarian' dibagian paling atas?
  • Apakah promosi yang ditampilkan membuat pelanggan teralih dari alur website-mu dan CTA ajakan?
  • Apakah ketika logo diklik, Anda akan kembali ke halaman utama/homepage?
  • Saat pelanggan ingin membeli, bisakah melakukannya tanpa harus mendaftar lebih dulu?
  • Apakah website akan memberi tahu jika Anda lupa mengisi kode pos saat aka keluar?

Ini website yang bersahabat. Pikirkan elemen apa yang bisa membuatnya lebih efektif, misalnya menambahkan fitur penyelesaian otomatis, dll.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Desain Website Responsif"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel